Saturday, 21 April 2018

Obrolan Guru Honorer Saat Bertemu

Ujian Akhir Sekolah sudah berakhir. Beban mengajar untuk kelas IX sudah selesai. Walau begitu, ada sisi menarik dari ini semua. Apa? Ini terkait tentang pertemuan dengan guru honorer lainnya. Jadi, saat UAS, mau tidak mau, akhirnya kami bisa bertemu. Ini memang tugas kami. Setiap sekolah mengirim beberapa guru untuk mengawas.

 

Kalau sudah bertemu, apa saja yang diobrolkan? Banyak hal. Terutama tentang nasib sebagai guru honorer yang bisa dikatakan digantung. Tidak jelas sama sekali. Memang, demikianlah nasib jika menjadi guru honorer. Tapi ya sudahalah, inilah pilihan. Harus dijalani. Dan, sesuai yang ingin saya sampaikan pada postingan ini, maka ini sedikit saya paparkan hal yang diobrolkan oleh guru honorer ketika bertemu

Masalah Gaji

Saat bertemu, saling tanya bertanya tentang gaji kerap terjadi. Ini semata hanya untuk membandingkan. Jadi, setiap guru tahu berapa gaji setiap sekolah. Saat gaji sekolah A terlihat lebih banyak dari sekolah B, disinilah akan memunculkan beberapa kalimat.
“Enak, ya. Kalau di sekolah saya.”
“Kepala sekolahnya pelit.”
“Beruntung, ya, ngajar di sana.”
Dan, masih banyak lainnya. Namun, ketika gaji sama dan sama-sama kecil, maka saling kasihan akan muncul. Walau begitu, akhir dari segalanya adalah tertawa.

Membahas Isu yang Lagi Booming

Ini apa ya? Jadi guru juga suka gosip? Bukan! Ini hanyalah bentuk keluhan saja. Jadi, setiap ada hal yang dilakukan pemerintah setempat, terkait dengan guru, maka ini termasuk isu yang panas. Contoh saja dengan SK Bupati. Dalam hal ini, pro kontra akan terjadi. Sisi lain, para guru akan membicarakan guru lain yang dianggapnya melalui jalur yang tidak benar. Hal ini sudah lazim sih. Namun, ya itu, tetap panas untuk dibicarakan.

Ajakan Berbisnis

Selain hal di atas, ajakan berbisnis juga kerap dilakukan oleh para guru. Seperti kemarin, saya diajak untuk berbisnis ini dan itu. Sayang, saya tolak. Sebab, saya termasuk tipe orang yang tidak bisa berbisnis, apalagi jualan begitu. Entah kenapa. Jadi, saya hanya asyik melihat interaksi teman-teman yang saling mengajak berbisnis.

Obrolan Tergantung Skill

Nah, ini dia tempat serunya bertemu dengan guru lain. Selain tugas menjadi guru, ada beberapa guru memiliki skill yang lain. Contoh; elektro, gadget, bisinis, dll-nya. Maka, siap-siap untuk bergabung kira-kira topik mana yang memang mencerminkan diri kita sendiri. Saat inilah berbagi ilmu akan terjadi. Seru, bukan?

Demikianlah yang bisa saya uraikan tentang obrolan guru honorer saat bertemu. Ini hanya beberapa, masih banyak lainnya. Intinya, saat bertemu, banyak hal yang bisa kita ambil dari teman lainnya. Sekarang, tinggal kita yang menentukkan semuanya.
Read More

Friday, 20 April 2018

Teaser Image Gfriend 'Time for the Moon Night'

Gfriend akan comeback bulan April ini. Bagi para penggemar, silahkan ditunggu. Jangan pernah bosan untuk mendukung mereka, ya. Berikut teaser images mereka.

 

Teaser Image 1



Teaser Image 2


Rilis 30 April 2018.

*Sudah lama tidak posting tentang kpop. Akhirnya bisa posting ini walau dalam bentuk yang berbeda.
Read More

Saturday, 7 April 2018

Rancangan yang Selalu Gagal

Bulan April datang, bahkan sudah menuju ke 7 hari di bulan ini. Berharap, bulan ini saya lebih baik lagi. Amin. Kemudian, saat harapan itu datang, seharusnya saya juga menyiapakan diri untuk segera mencapai harapan itu. Namun... ada kendala? Banyak memang kendala dalam hidup ini. Memang, hidup itu harus begitu. Banyak kendala, berarti tanda agar saya menyiapkan diri sebaik mungkin agar kendala itu tidak hadir lagi.

 

Saat ini, saya cukup tenang. Sebab, tugas saya sebagai guru sudah selesai yaitu memberikan penilaian praktikum kepada siswa saya. Untuk praktikum kali ini saya memberikan siswa saya dengan sangat gampang. Gampang menurtu saya, namun bagi siswa saya ini sedikit terganggu. Kenapa? Karena situasi siswa saya masih terkendala dengan ekonomi. Memang praktikum apa, ya?

  • Pertama, saya memberikan siswa saya 4 pertanyaan di fanspage sekolah. 4 pertanyaan itu harus mereka jawab dengan akun facebook mereka masing-masing. Namun, nyatanya, siswa saya masih terkendala karena sebagian besar mereka belum memiliki HP, bahkan belum mengerti tentang facebook. Hingga pada akhirnya, saya membiarkan mereka untuk menjawab menggunakan akun teman-temannya.
  • Kedua, membuat video. Istilahnya ngevlog. Ini juga masih standar. Kalau hal ini, hanya beberapa siswa yang tidak ikut. Mungkin dikarenakan mereka masih tidak percaya say hello di depan kamera. Saya memaklumi. Sebab, saya juga termasuk tipe demikian. Namun nyatanya, sebagai siswa, harus melakukan hal itu. Setidaknya, mereka hanya sekedar muncul saja di depan kamera sudah cukup.

Demikian, yang saya lakukan minggu ini. Dan tadi pagi, saya sudah menempelkan mereka nilai di mading sekolah. Ada beberapa siswa yang tidak saya luluskan. Itu murni karena dua hal yang saya tugaskan tidak dikerjakan. Atau, hanya sebagian yan dikerjakan, bahkan parahnya, ada yang tidak masuk. Wajar, kan, saya berikan nilai tersebut?

Oke, lupakan sedikit tentang di atas. Saatnya saya membahas tentang judul postingan ini. Ya... supaya sedikit nyambung begitu. Hmm... sebenarnya, uraian di atas tentang praktikum siswa juga termasuk rancangan saya, dan alhamdulillah itu bisa terwujud juga. Namun, ada hal lain yang saya rancang namun selalu gagal. Apa saja itu?

Buat Blog untuk Daftar Google Adsense

Ya, ini sudah saya lakukan. Namun, selalu gagal karena beberapa blog yang saya buat nyatanya saya abaikan begitu saja. Ini sebenarnya membuat saya sedikit ambisi namun hasilnya nol. Karena hal ini, blog saya ini jadi terabaikan. Makanya, 2 bulan ini, blog saya ini minim sekali postingannya. Bukan seperti awal saya ngeblog. Miris, ya? Tapi sudahlah, sepertinya ini akan jadi pembelajaran bagi saya. Untuk daftar Google Adsense memang susah kalau menggunakan blogspot. Banyak hal yang harus dipenuhi, beda dengan blog yang memiliki domain.

Beli Domain untuk Mempercepat Keterima Google Adsense

Ini juga termasuk rancangan saya. Namun, setelah saya pikir-pikir ini lebih rumit. Sebab, ketika saya beli domain, saya harus transfer uang. Saat transfer uang inilah letak susahnya. Harus keluar rumah untuk transfer ke tetangga. Saat transfer, harus bayar juga. Maklum, saya tidak punya rekening dan ATM-nya. Jadi, ini sedikit ribet. Dan akhirnya, saya memutuskan untuk menggunakan blogspot saja. Selain itu, saya juga takut pengunjung saya berkurang gara-gara ganti domain. Takutnya lagi, saya tidak bisa bayar juga untuk tahun berikutnya. Maklum, gaji tidak seberapa. Menjadi guru honorer tidak menjamin untuk beli domain. Tiap gajian, uang langsung habis untuk bayar hutang.

Jualan dan Berkreasi

Akhir-akhir ini juga saya sering buka youtube untuk melihat jajanan yang laris manis. Rencana, saya mau jualan di tempat kakak ngajar. Sekolah Dasar. Rencana ini sempat saya lakukan yaitu membeli wadah untuk membuat es krim dengan bahan-bahan terjangkau. Namun sayang, karena wadah yang saya beli hanya mampu 4 buah, akhirnya memutuskan untuk tidak jadi buat. Kenapa? Ya... wadahnya saja sedikit, nanti rugi kalau di masukkan ke kulkas. Kan buat es atau lainnya? Iya, itu juga saya rencanakan, namun pembungkus plastik es yang saya cari sulit untuk ditemukan. Akhirnya gagal.

Selain itu, saya juga sering buka youtube untuk melihat kreasi-kreasi dari barang bekas. Rencananya saya mau buat beberapa. Foto yang ada di postingan ini juga termasuk rancangan saya untuk proses pembuatan kreasi-kreasi yang sudah saya lihat di youtube. Posisi meja belajar yang nyaman setidaknya mampu meningkatkan mood. Namun nyatanya, sampai hari ini saya belum bertindak. Sepertinya akan gagal. Huah!

Dan... apalagi, ya? Sepertinya cukup saja. Saya tidak mau menguraikan semua rancangan saya namun selalu gagal. Takutnya, saya nanti dicap sebagi tukang gagal. Eh, emang begitu sih. Hehe. Pada dasarnya, memiliki rancangan itu bagus. Namun, saat itulah harus ditumbuhkan niat yang memang benar-benar bulat. Jadi, bukan hanya sekedar rancangan saja. Bukan begitu?

Sebagai teman, saya hanya mengingatkan saja. Jangan ikuti saya. Kalian boleh merancang apa pun itu. Asal, mulailah untuk bertindak. Setidaknya, dari rancangan kalian itu, ada 1 atau beberapa bisa terwujud. Oke? Baiklah, saya tutup. Sampai jumpa dipostingan berikutnya. Jangan pernah bosan untuk mampir di blog sederhana saya ini, ya.
Read More

Saturday, 31 March 2018

Ketika XL Bikin (titik titik)

Penutup bulan Maret, akhirnya bisa nulis lagi di blog ini. Beberapa minggu pakum membuat saya sedikit tidak tenang, sebab, niat awal ngeblog terlihat mulai berubah. Namun, sepertinya saya akan merasa bertambah salah jika saya terus membiarkan blog pribadi ini menganggur terlalu lama. Maka dari itu, untuk kali ini saya akan berbagi cerita. Cerita apa? Ini sedikit tentang layanan atau paket yang ada kartu jaringan XL.

kuota youtube yang tidak bisa terpakai

Bermula saat saya mulai pindah ke kartu XL. Semula saya memakai kartun As. Namun, karena tututan kerja akhirnya saya mengganti kartun tersebut. Kartu As belum memiliki jaringan yang cukup kencang di daerah saya. Jadi, jika menikmati internet sedikit terhambat. Maka dari itu, pergantian kartun pun saya lakukan. Saat mulai mnggunakan kartun XL, saya harus mulai registrasi menggunakan NIK dan No. KK. Akhirnya, itu sukses dan saya pun bisa menikmati internet dengan lancar walau kadang signalnya kadang hilang.

Bermula karena menikmati kartun XL untuk internet dengan sangat lancar, akhirnya saya mulai memantapkan diri untuk tetap menggunakan kartu XL. Dan berikut berapa paket internet yang saya gunakan di kartun XL.

loading terus....

Internet XTRA Combo Lite

Ini seharga 99ribu. Dengan fasilitas 12GB di jaringan 3G/4G, 12 GB di jaringan 4G, dan 1GB untuk kuota internet. Dengan fasilitas semacam ini, saya cukup bahagia. Sebab, saya mengandalkan kuota di jaringan 4G. Kenapa demikian? Jadi saya bisa download film, drama, atau pun lainnya. Namun walau demikian, saya tidak bisa menggunakannya dengan bebas. Sebab, daerah saya belum memiliki jaringan 4G. Jadi, kuota di jaringan 4G hanya bisa dipakai bila saya keluar dari daerah saya. Cukup lega bagi saya, setidaknya saat saya ke daerah yang ada jaringan 4G-nya saya bisa menggunakannya. Bisa menghemat biaya, kan?

Internet XTRA Combo Baru

Saya menggunakan harga 89ribu. Semoga saya tidak salah. Saya lagi malas cek. Mumpung lancar nulisnya. Harga ini dilengkapi dengan fasilitas 10GB di jaringan 3G/4G, dan 10GB khusus untuk kuota youtube. Dengan adanya hal ini, saya sedikit protes dengan XL, sebab saya jarang buka youtube dan lebih senang dengan kuota internet biasa. Kehilangan 2GB sedikit membuat saya lemah. Bahkan, saya bertanya, kuota jaringan 4G saya kemana? Kata XL, masih tetap ada. Saya cek dan ada. Cukup lega.

Permasalahan-nya

Hmm... tidak enak sebenarnya menulis ini. Namun karena saya ingin berbagi cerita, akhirnya bisa menuliskan ini. Saya bersyukur setidaknya kartu XL bisa lancar jaringan internetnya. Jadi, setidaknya kerjaan saya tidak terhambat. Namun... di balik itu semua, saya sempat kesal dengan XL karena berapa hal;
  • Pertama, kuota jaringan 4G saya yang sudah saya kumpulkan sekitar 90GB lenyap ketika sudah habis masa pakaianya? Dengan adanya ketentuan ini membuat saya merasa rugi. Rugi betul. Sebab, saya sudah beli. Namun, hilang begitu saja. Mengerikan, bukan?
  • Kedua, kuota youtube saya sekitar 8GB tidak bisa terpakai saat kuota internet biasa habis. Padahal, saya berpikir setidaknya jika kuota internet biasa habis, saya memiliki cadangan kuota untuk mengisi hari-hari – menonton youtube. Nyatanya? Tidak bisa dipakai sama sekali. Saya pernah protes, namun jawabannya XL, saya akan disettingkan untuk bisa dipakai walau kuota internet biasa habis. Nyatanya? Hmm... saya menolak sebab saya sudh beli lagi. Berikutnya, setelah saya beli yang baru, kuota youtube 8GB itu hilang. Dan diganti dengan jumlah yang saya beli. Padahal, saya berharap ini akan diakumulasi. Nyatanya? Ini tidak. Kata XL, memang itu sudah ditentukan. Hmm... ketentuan yang merugikan bukan? Setelah itu, ketika kuota internet biasa sudah habis, saya tersisa 3GB kuota youtube. Dan apa yang terjadi? Youtube tidak bisa dibuka. Heran, seharusnya bisa, ya? Tapi ini... entahlah, sepertinya XL membuat saya rugi banyak.

Jadi, yang saya tanyakan, berapa kuota saya yang hilang dan terlihat sia-sia dikemanakan, ya? Seharusnya, jika ada banyak sisa sedemikian rupa, seharusnya tetap diakmulasi. Benar-benar saya merasa dirugikan. Tapi... biarkan saja, biarkan XL melakukan hal itu. Sebagai pelanggan, saya berharap XL berbenah diri. Saya juga lagi menunggu kartu lain yang memang benar-benar jujur sesuai iklan. Walau demikian, saya masih setia denga XL karena jaringannya yang masih stabil.

Hmm... sepertinya cukup dulu. Semoga tidak ada yang tersinggung atau apa pun itu. Ini semata cerita saya saja, sesuai dengan apa yang terjadi dan saya rasakan. Sekali lagi, saya berharap XL berbenah diri dan lebih baik lagi agar pelanggan tidak pada kabur.
Read More

Friday, 9 March 2018

Buka SIM PKB di HP, Apa Bisa?

Hai para guru, bagaimana hari ini? Semoga tetap berjalan lancar, ya. O ya, hari ini saya ingin berbagi tentang SIM PKB. Di mana seperti para guru ketahui bahwa SIM PKB itu adalah gerbang di mana para guru bisa mengecek informasi tentang pelatihan, PPG 2018, info GTK, dan beberapa lainnya. Maka dari itu, para guru juga harus rajin cek akunnya masing-masing guna lebih mendapatkan informasi yang update.

Hmm... jika para guru rajin membuka akun masing-masing, pasti deh tidak perlu mengandalkan operator lagi. Kasihan operatornya, udah kerja A, B, eh, disurih lagi kerjain C. Bisa-bisa operartornya mumet nanti. Nah, maka dari itu, supaya para guru bisa cekin akun diri sendiri, gimana kalau para guru belajar cekin diri melalui HP. Gampang, kok, caranya. Simak yuk caranya sebagai berikut.
Pertama, pastikan para guru punya HP yang berandroid. Sebab, HP android ini mampu membuka segalanya. Hehe... mungkin tergantung tipe androidnya sih. Tapi, benaran, dengan HP android saja bisa membuka akun SIM PKB. Contoh, saya pakai HP android Samsung J1 Mini Prime. Hmm... HP para guru lebih canggih, kan?

 

Kedua, silahkan buka browser yang biasa para guru gunakan untuk mengakses internet. Contoh; google chrome, opera, uc browser dan lainnya. Para guru pasti tahu dong. Setelah itu buka browsernya dan mulai tulis ‘SIM PKB’ di kolom pencarian google.

 

Ketiga, klik web dari SIM PKB. Maka para guru akan menuju branda. Jangan lupa tulis e-mail dan kata sandinya, ya. Pasti dong para guru tahu e-mail dan kata sandinya. Biasanya hal ini sudah dibagikan oleh operatornya. Hmm... jika para guru belum KKG, biasanya belum bisa buka ini. Kenapa? E-mail itu biasanya adalah nomor test saat ikut KKG.

 

Keempat, kalau sudah terbuka, silahkan para guru buka bagian yang saya lingkari di bawah. Di sana para guru akan menemukan beberapa menu pilihan. Silahkan pilih sesuai keinginan.

 

Nah, begitu cara para guru jika ingin buka akun SIM PKB melalui HP. Mudah sekali bukan? Hmm... bagi yang ikut mengajukan ikut PPG 2018, sebaiknya cek deh apa diterima atau tidak. Jika diterima, selamat, ya. Sering-sering buka akun SIM PKB karena semua informasi PPG 2018 ada di sana. Terkait waktu dan jadwal pretest ada di sana. Jadi, jangan lupa, ya. 

Baiklah, sepertinya cukup dulu dari saya. Semoga postingan ini membantu. O ya, doakan saya supaya rajin isi blog ini. Huah... saya tidak seaktif sebelum-belumnya. Sedih sih lihat diri sendiri seperti ini. Maka dari itu doakan selalu ya.

Sekali lagi, bagi yang tetap mampir di blog sederhana saya ini, terima kasih banyak. Pengunjung sekarang atau jumlahnya membuat saya bahagia. Saya berharap semakin ramai. Oke, cukup dulu. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya.... Salam hangat.
Read More

Friday, 23 February 2018

Tentang Sopan Santun yang Mulai Luntur

Terasa lama tidak posting apa-apa di blog ini. Bagi yang berkenan mampir terus, terima kasih banyak. Saya berharap kalian terus mampir. Hehe. Dan, untuk kali ini, saya sedikit berbagi pengalaman di dunia mengajar saya. Sebenarnya, ada blog lain tempat mengisi cerita/seluk beluk dalam dunia mengajar. Namun, mumpung di sana sudah banyak saya posting tentang RPP, dan kawan-kawannya, akhirnya saya memutuskan di blog ini saja. Lagian, blog ini terasa sepi saja dengan postingan saya. Benar, kan?

 

Sembari dengar-dengar kartun RTV yang tayang, saya sedikit berbagi tentang sebuah sopan santun yang mulai luntur dikalangan remaja. Oh ya, saya itu suka nonton kartun yang ada di RTV. Sambil nemanin keponakan sih sebenarnya. Tapi ya itu, ketagihan karena ceritanya seru. Baiklah, balik lagi ke sopan santun. Ini terjadi saat saya mengajar di kelas IX.

Saat jam berganti, saya siap untuk mengajar. Kebetulan, ada salah satu kelas yang akan saya ajar. Berhubung di kelasnya tidak ada tempat cok listrik, akhirnya saya mengajar di ruang yang ada cok listriknya. Saya memerintahkan satu siswa untuk memberitahu siswa lainnya. Dan, mulailah mereka masuk. Dan apa yang terjadi?

Saat siswa mulai masuk dan saya bersiap-siap untuk memperbaiki proyektor, laptop, dan lain-lainnya, siswa pun mulai berbicara. Dari siswa A sampai siswa Z. Mulai berbicara tidak ada batas. Saya yang mendengar hanya diam. Saya memang tipe guru seperti itu. Membiarkan siswa mengobrol panjang lebar hingga mereka merasa bosan. Tidak melulu sih saya biarkan. Saya memiliki waktu untuk menegur mereka. Saya membiarkan mereka seperti itu kurang lebih 10 menit saja.

Apa yang terjadi berikutnya? 10 menit berlalu, saya mulai menatap mereka satu persatu. Namun, keributan masih terjadi. Entah apa yang mereka bicarakan. Sepertinya mereka lebih asyik mengobrol hal aneh ketimbang membahas mata pelajaran. Dan, menit lain pun datang dan berganti. Saya hanya diam saja.

15 menit kemudian saya berkata, “Sudah puas berbicara?!” Mulai beberapa siswa terdiam. “Masih belum puas?!” Dan... pada akhirnya siswa mulai tenang. “Jika belum puas berbicara, saya kasih waktu 5 menit lagi. Ada yang belum puas?” pertanyaan terlontar, dan ada yang menjawab belum puas. Saya diam. Benar, ada yang mengobrol lagi.

“Masih belum puas?” Akhirnya, mereka merasa puas. Dan... akhir dari segalanya adalah ceramah ala-ala ustat yang tidak berbakat saya terapkan. Merasa malas untuk berbicara sebenarnya. Tapi ya mau apalagi, inilah tugasnya saya sebagai guru – meluruskan yang salah. “Baiklah, kita mulai belajar. Sekarang giliran saya yang ngomong. Jika ada yang berbicara, awas! Kalian kan sudah puas berbicara. Sebaiknya kalian mendengarkan.” Dan, barulah mereka diam sambil memperhatikan.

Sebenaranya bukan perkara mereka ribut atau lainnya. Terpenting bagi saya, selama siswa tidak saling memukul, mencela, atau hal buruk lainnya, saya masih membiarkannya. Hanya saja, sopan santun saat mereka masuk hingga belajar tidak ada sama sekali. Saya teringat akan sekolah dulu, jika ada guru di kelas, untuk sekedar berbicara berbisik ke teman sebangku kadang tidak berani sama sekali. Nah ini, hampir semua siswa berbicara tanpa jelas tujuan mereka apa.

Ya, sopan santun untuk jaman sekarang memang terlalu sulit. Ada kesetaraan bagi mereka membuat antara guru dan siswa kadang tidak ada bedanya – terutama siswa. Mereka menganggap guru kadang seperti teman. Mereka bebas bicara panjang lebar. Menurut saya, tidak masalah siswa menganggap guru sebagai temannya. Hanya saja, seharusnya mereka lebih memahami kata hormat atau memahai akan sopan santun. Di mana meletakkan hal yang sewajarnya dan lain-lain.

Tidak semua siswa seperti itu. Namun, sepanjang saya megajar, ada banyak perbedaan. Dan, untuk tahun ini saya menemukan hal yang jauh dari tahun sebelumnya yaitu terkait sopan santun yang mulai luntur. Guru dan pihak lain sebenarnya tidak berdiam diri. Setiap pagi diadakannya pengajian dan baca Al-quraan. Di sanalah tempat memasukkan hal-hal yang baik terutama tentang sopan santun. Namun... ya, kembali lagi, saya mengingat obrolan saya dengan beberapa guru, “Mungkin inilah yang dikatakan anak jaman sekarang. Susah diatur. Dinasehati hal yang baik tidak ada yang mengena sedikit pun.”

Entahlah, mungkin ini hanya perasaan saya saja. Semoga saya dan semua guru semakin giat menasehati siswa – tanpa henti. Sebagi guru, selalu berdoa dan berharap semoga siswanya menjadi anak yang baik. Cita-citanya terwujud. Bukan begitu. Bagaiman dengan kalian?

Baiklah, mungkin hanya ini yang bisa saya ceritakan dipostingan ini. Ada banyak hal yang ingin saya ceritakan lagi. Namun, saya rasa ini sudah cukup dan mewakili. Saya tidak enak nulis panjang lebar tapi tidak ada yang baca. Lebih baik sedikit tapi banyak yang baca. Bukan begitu? Hehe. Saya tutup. Salam hangat.
Read More

Thursday, 1 February 2018

Tentang Mesin Pencarian Geevv

Geevv? Ada yang pernah dengar dengan website ini? Jika belum, berarti kita sama. Sebab, saya baru tahu ketika ada salah satu teman yang posting tentang Geevv ini group WA. Sedikit baca, ternyata Geevv ini merupakan mesin pencarian yang sama seperti google dan mesin pencarian lainnya. Namun, bedanya, Geevv ini malah mengajarkan tentang kita akan berbagi. Berbagi? Jadi begini, Geev ini akan memndonasikan 80% pendapatan iklan untuk program sosial, dan 20% untuk meningkatkan kualitas layanan Geevv sendiri.

Karena hal ini, akhirnya saya penasaran juga dengan Geevv ini. Usut punya usut, ternyata Geevv ini diciptakan oleh mahasiswa dan mahasiswi Universitas Indonesia.  Di berita lain, diciptakan oleh seorang mahsiswi bernama Azka, ini lebih rinci. Tenang kampus masih Universitas Indonesia. Dan saat saya buka websitenya, ternyata memang seperti mesin pencarian google. Dan berikut tampilannya.

 

Yang saya lingkari merupakan hasil dari saya yang melakukan pencarian di Geevv. Hanya Rp.10. Sebelumnya, diawal pencarian hanya Rp.0. Bisa dilihat digambar bawah ini.

 

Perubahan jumlah uang memang akan berubah sesuai dengan langkah-langkah yang dijelaskan oleh Geevv di pojok berandanya. Langkah-langkahnya yaitu;
  1. Ketik kata kunci yang ingin dicari di Geevv.com
  2. Geev mendapatkan pendapatan dari iklan
  3. Geevv memberikan 80% dari penghasilan iklan tersebut kepada Mitra Program Sosial.

Bingung, kan, bagaimana Geevv mendapat iklan? Biasanya, kan, blog yang dapat iklan. Saya juga kurang tahu. Namun, ketika saya mencari informasi di Geevv, kemudian saya membuka salah satu blog yang ada iklannya, jumlah uang yang tadi Rp.0 berubah jadi Rp.10. Kebayang, kan, kalau buka blog yang ada iklannya terus menurus, berarti jumlah uang akan bertambah. Dan secara tidak langsung kita sudah menyumbang atau mendonasikan dengan cara sederhana. Menarik bukan?

 

Menurut saya menarik sekali. Geevv ini juga transparan. Saat kalian buka brandanya, jumlah donasi tertera di sana. Silahkan perhatikan gambar di atas. Jadi, jika kalian penasaran dengan Geevv ini, silahkan buka webistenya dan cari tahu tentang Geevv ini dibagian pojok atas kanan. Dan sepertinya kita juga bisa menjadi salah satu bagian dari Geevv ini dengan cara melakukan registrasi terlebih dahulu.

Semoga dengan postingan ini saya dan kalian bisa mendonasikan dengan cara yang sederhana, yaitu membuka website Geevv. Ayo berusaha ganti mesin pencarian yang semula google, sekarang berubah jadi Geevv.
Read More

Sunday, 28 January 2018

Review Film: Because I Love You

Hai, saya balik lagi. Ada yang masih berkenan mampir di blog saya? Jika iya, terima kasih banyak. Maaf, saya terlalu mengabaikan blog ini. Padahal, pengunjung blog saya sudah cukup menyenangkan. Namun sayang, karena jarang posting, jumlahnya sekarang berkurang. Melihat ini sedih juga. Ya... ini mungkin efek dari saya yang jarang posting.

image source

Nah, untuk menaikkan pengunjung lagi, hari ini saya mau review film Korea. Filim ini sih sedikit fantasi begitu. Namun tidak tahu apa ini benar-benar terjadi. Atau, kalian pernah merasakan demikian? Entahlah. Film ini sebenarnya sudah lama saya tonton. Namun, pada kesempatan ini saya bisa mereviewnya. Jadi, berikut review alakadar dari saya tenatng filim yang saya tonton – Because I Love You.

Review Singkat
Jin Lee Hyung ini berperan sebagai pencari talenta, atau acara pencarian bakat. Saat mencari bakat, ia menemukan seorang gadis yang ikut partisipasi dalam pencarian bakat itu. Namun sayang, gadis itu memiliki ketakutan luar biasa di atas panggung. Dengan keadaanya demikian, justeru dengan hal itu gadis itu dekat dengan Jin Lee Hyung.

Sebenarnya, gambaran di atas itu berjalan saat durasi film ini sudah banyak. Prolognya, Jin Lee Hyung ini mengalami kecelakaan. Saat sadar, Jin Lee Hyung ini tahu-tahu sudah berada di tubuh orang lain.

Pertama, Jin Lee Hyung atau rohnya masuk ke tubuh gadis SMA. Saat masuk ke tubuh gadis SMA, ia bertingkah seperti biasanya – berjalan seperti anak laki-laki. Namun, justeru hal ini yang menyebabkan gadis SMA itu dilihat aneh oleh teman-temannya. Apalagi, gadis SMA ini terkenal pintar dan pendiam. Kenapa bisa masuk ke tubuh gadis SMA ini? Ternyata, gadis SMA ini hamil. Sehingga gadis SMA ini depresi karena hal itu. Walau pacar gadis SMA ini mau tanggung jawab, namun beban ke orang tuanya belum bisa di atasinya. Berkat tingkah aneh gadis SMA yang diamasuki oleh Jin Lee Hyung, sang cowok mau membagi beban dari sang gadis SMA.

Saat masuk ke gadis SMA ini, Jin Lee Hyung bertemu dengan teman gadis SMA ini – namanya  Scully. Jin Lee Hyung sempat bercerita tentang dirinya. Namun Scully menganggapnya konyol. Lama-lama, akhirnya Scully percaya. Saat masalah gadis SMA ini selesai, roh Jin Lee Hyung beralih ke tubuh orang lain.

Kedua, roh Jin Lee Hyung masuk ke tubuh Detective Park. Yang ternyata, Detective Park memiliki masalah dengan isterinya. Detective Park ini suka bertengkar dengan isterinya. Bahkan, mereka tidak mau bicara satu sama lainnya. Jika mereka mau bicara, mereka melakukannya via pesan. Hingga pada akhirnya, Dectective Park terperangkap dalam sebuah lorong perairan jalan. Lama-lama, akhirnya mereka baikkan.

Setelah baik, roh Jin Lee Hyung pindah ke tubuh orang lain lagi. Ini beberapa kali terjadi. Setelah permasalahan itu selesai, rohnya akan pindah. Saat pindah ke tubuh orang lain, Scully juga ikut serta membantunya.

***

Hmm... melihat filim Because I Love You ini cukup unik menurut saya. Ini pertama kali saya menonton film yang alur ceritanya seperti ini. Dibumbui dengan musik, namun kisah cinta juga cukup terharu. Saya cukup terharu ketika roh Jin Lee Hyung masuk ke tubuh seorang nenek. Di mana, ternyata permasalah sang nenek ini adalah lupa akan suaminya. Nenek ini hanya ingat tentang pacar pertamanya saja. Jadi, kalian bisa rasakan, kan, betapa sedihnya sang suami nenek? Kalian penasaran dengan film Because I Love You ini? Sebaiknya silahkan ditonton. Filimnya bagi saya cukup menghibur.

Baiklah, cukup dulu dari saya. Doakan semoga saya tetap posting sesuatu di blog ini. Akhirnya, salam hangat. Happy weekand.

Read More

Tuesday, 23 January 2018

Goresan Hati: Kekuatan Iman yang Seperti Anak Tangga (Naik Turun)

Mood baik. Segalanya akan terlihat baik. Seperti mengisi di blog. Jika mood itu benar-benar hadir, maka dengan senang hati semua ide-ide akan tercurahkan begitu saja. Tanpa paksaan. Namun, jika itu terbalik? Jangankan isi blog, buka laptop saja malas minta ampun. Apa yang terjadi? Hal manusiawi.

 

Mood. Berbicara tentag hal ini, banyak alasan yang mendasari setiap orang untuk terperangkap dalam hal ini. Misal; kenapa kamu begini? Mood lagi kurang enak. Tuh, kan, mood jadi hal utama dari segalanya. Walau pada dasarnya, itu sih malas. Eh, tunggu dulu; mood dan malas itu sama tidak, ya? Lupakan!

Hari ini, saya tidak ingin memabahas tentang mood. Saya lebih ingin membicarakan tentang keimanan manusia. Sebab, jika saya teliti, contoh di saya, takaran iman manusia itu seperti anak tangga; bisa dinaiki, bisa diturunkan. Padahal, jika dinaiki, justeru akan lebih mudah mencapai puncaknya. Nyatanya?

Inilah memang yang mendera saya. Iman saya seperti sebuah anak tangga; kadang naik, kadang turun. Dan parahnya, turunnya lebih sering ketimbang naiknya. Apa sih penyebabnya? Entahlah. ini mungkin karena faktor hawa nafsu. Ya. Jujur, saya tidak bisa menahan hawa nafsu sebagai manusia. Bila ada bisikan untuk mengatakan lakukan, maka secara sadar melakukannya.

Hawa nafsu yang menyesatkan, bukan? Padahal, jika sudah melakukan hal kesalahan, rasa bersalah atau berdosa kerap menghantui. Contoh ketika hawa nafsu memeganng ponsel; buka facebook, instagram, youtube, dan lain-lainnya. Tidak ada hal yang baik manfaatnya terlalu jauh. Maksud saya, ketika memutuskan untuk membuka media sosal tersebut, ada postif yang ingin diambil. Namun, seiring waktu, kadang hawa nafsu itu tiba-tiba mendorong untuk membuka hal lainnya. Lalu apa yang dilakukan? Kayaknya akan lebih baik segera matikan ponsel. Namun.... ya, begitulah.

Hawa nafsu. Jahat benar, ya? Ketika hawa nafsu itu kalah dengan logika, maka tingkat keimanan semakin baik; rajin ke masjid, mengaji, dan baca buku agama lainnya. Banyak ilmu yang didaptkan. Bersyukur banget dengan kondisi ini. Namun, kadang itu hanya bertahan 1 minggu saja. Berikutnya, harus kalah dengan bisikan itu. Merasa seimbang? Entahalah. Yang pasti, saat tidur tidak tenang, gusar, dan kepikiran hal-hal buruk lain, berarti hal itu mengatakan bahwa kondisi dalam keadaan kotor. Oh, bukan kotor – berdosa.

Ya, beginilah keimanan yang saya alamai. Seperti anak tangga yang bisa dinaiki, dan bisa diturunkan. Bagaimana dengan kalian? Sebaikanya, menaiki anak tangga terus menerus akan lebih baik. Segala hal akan terlihat lebih baik. Jalan lurus memang banyak lika likunya. Namun percaya, keimanan akan membawa kita dalam kebaikan. Bukan begitu?

Haha... posting apaan ya ini? Ini hanyalah goresan hati yang saya lakukan. Maafkan ketika ini sedikit tidak enak dibaca. Ingat, keimanan seperti anak tangga itu manusiwi banget. Namun, alangkah baiknya keimanan kita lebih baik lagi.

Mari sama-sama meningkatkan keimanan. Tidak ada yang indah ketika kita mencoba lebih baik. Iya, kan? Hehe. Yuk hijrah sama-sama.
Read More

Saturday, 13 January 2018

Berkunjung ke Pantai Kerakat Sukamulia Desa Pohgading Kecamatan Pringgabaya

Sudah lama tidak isi blog. Rasa bersalah datang ketika melihat blog. Apalagi melihat pengunjung yang semakin berkurang. Tambah sedih. Tapi, lagi-lagi keinginan untuk posting di blog selalu pudar. Entah gerangan apa yang terjadi. Padahal, banyak hal yang mau saya posting. Dan lagi, ujung-ujungnya gagal. Aktivitas selama liburan sebenarnya ingin dituangkan. Ya, semacam hasil download film, drama, dan beberapa aktivitas lainnya. Tapi sekali lagi, gagal terus.

 

Merasa bersalah? Sepertinya wajar sekali. Setiap orang yang  memiliki blog, dan jarang diposting akan membawa beban tersendiri. Salah satunya, ya, itu rasa bersalah. Untuk menebus hal itu, akhirnya saya akan memposting perjalanan saya ke sebuah pantai. Perjalanan ini terjadi di tanggal 6 Januari 2018. Perjalanan ini dalam rangka pertemuan dengan kepala Kampung Media yang pernah saya posting di sini. Pertemua yang bisa dikatakan, dari rumah saya sekitar kurang lebih 2 jam. Walau perjalanan menempuhnya bikin pantat panas, tapi semuanya terbayar karena pantai tempat pertemuan ini cukup indah. Pantai mana?

Pantai ini bernama Kerakat. Pernah dengar? Saya tidak pernah dengar. Ini pertama kalinya saya ke pantai Kerakat. Jika tidak ada pertemuan, mungkin saya tidak akan tahu pantai ini. Lokasinya yang jauh dari pedesaan membuat saya juga berpikir keras untuk ke sini. Maksud saya, dipertemuan itu memang dikatakan kalau akan dilakukan di pantai ini. Namun, diembel-embelin dengan nama dusun Sukamulia membuat saya berpikir bahwa tempat ini hampir dekat dengan kota Selong. Jadi, saya bertanya-tanya; apa ada nama pantai Kerakat di Sukamulia?

 

Sebenarnya, tempat pantai Kerakat ini adalah tempat teman kuliah saya. Tapi karena saya tidak pernah ke rumahnya, jadi saya dituntun untuk ke tempatnya. Untuk ke tempat pantai ini, saya memilih gang dekat Sekolah Dasar 1 Phogading. Dari gang/jalan ini tinggal jalan lurus saja. Jika ada pertigaan yang tidak begitu membingungkan, tinggal dipilih ke sebelah kanan saja. Untung sekali pantai ini tinggal jalan lurus saja. Jadi, bagi yang belum pernah ke sini sangat membantu dengan kondisi jalannya. O ya, kondisi jalan ada beberapa yang sedikit tidak enak, tapi itu cuma sedikit. Lainnya cukup mulus untuk ukuran gang menuju desa lain.

 

Keberadaan dusun ini memang jauh dari jalan raya. Jadi, saya sempat berpikir kalau keberadaan tempat ini tidak ada. Ternyata saya salah. Justeru, ketika melewati gang SD makin banyak rumah-rumah warga. Semakin ke dalam, semakin banyak. Hingga pada akhirnya sampai juga ke pantai Kerakat ini. Saat sampai, saya disambut ramah oleh kakak teman saya. Kebetulan, ia juga sedang menyiapkan umbul-umbul, atau semacam pernak-pernik untuk mepercantik pantai ini. Sebelumnya, pantai Kerakat ini memang ramai dikunjungi oleh warga sekitar menjelang sore. Namun, ketika sudah dipermak sedemikian rupa, pantai ini menjadi lebih ramai. Banyak hal yang bisa dilihat di pantai kerakat ini. Yang paling bagus adalah ketika dari pantai ini kita bisa melihat pulau Sumbawa. Keren bukan?

Pantai Kerakat ini baru saja dipermak oleh pemuda desa setempat. Kata teman saya, ia dan pemuda-pemuda lainnya baru saja mempermak pantai ini; mulai dari membersihkan sampah, menambahkan bale/berugak, tempat duduk, dan lain-lainnya. Bahkan, ada beberapa sampah yang bisa dimanfaatkan. Di setiap bagian yang memiliki ruang kosong juga ditulis sebuah kata Bahasa Inggris beserta artinya. Jadi, secara tidak langsung, bagi yang berkunjung juga bisa mendapatkan kosa kata Bahasa Inggris.

Rencananya, pantai Kerakat ini akan dibangun sebagai tempat wisata. Perlengkapan berupa tempat buang air dan lain-lain akan disiapkan saat mendapatkan bantuan dana. Dan alhamdulillah, pertemuan dengan kepala Kampung Media membawa berita baik bagi teman saya karena ada akan bantuan dari pihak-pihak yang peduli. Secara langsung, pertemuan ini membawa berkah. Apakah saya mendapat berkah? Insya Allah ada. Tapi, belum banyak yang bisa saya ceritakan. Hehe.

Bagi yang mau ke pantai Kerakat, silahkan saja. Insya Allah gratis. Ke mana lagi coba jalan-jalan ke pantai dapat gratis selain ke Lombok. Maka dari itu, bagi yang baca postingan ini, ayo berkunjung ke Lombok. Ada banyak pantai indah di Lombok. Mulai yang terkenal hingga tersembunyi semacam pantai Kerakat ini. Iya, kan?

Baiklah. Sepertinya cukup sampai di sini cerita jalan-jalan saya. Ada banyak tempat yang ingin saya kunjungi. Jadi, sekiranya tunggu kabar dari saya, ya. Salam hangat. Dan jangan lupa jaga kesehatan ya.

*Model: Asri & Lalu Iqbal Izzi
Read More